Pengalaman Pertamaku di SMP(1)


Boleh nggak saya memperkenalkan diri saya?...nama saya kamu tahu nggak, tebak hayoo? yap..nama saya adalah burhan, saya berumur kurang lebih 14 tahun, saya lahir di kota santri,bangil empat belas tahun yang lalu.

Dalam kisah saya yang satu ini saya ingin menceritakan pengalaman saya sekaligus ya... itung-itung berbagi tips dan pengalaman ,dan nyari duit dari blog ini!.

Saya adalah anak yang tergolong biasa-biasa saja, namun kata temen-temenku sih aku dibilang anak yang tergolong pandai(bukannya sombong ya.. maklumlah mungkin mereka ngefans sama aku yang ganteng dan imut ini!hehehe...).Ini adalah kisah hidupku saat pertama kali mendaftar di sebuah sekolah swasta,sebut saja MTs, pertama kali masuk sekolah tersebut woow.... megah sekali sekolahannya, aku jasi sempat pesimis apakah aku dapat menjadi murid di sekolah semegah ini?pikirku. tetapi dari tadi mau berangkat sampai akan menjalankan tes, hatiku dag dig dug tidak karuan.

Beberapa lama kemudian, akupun menjalankan tes pertamaku. Eh.... tenyata gampang sekali aku bisa menyelesakannya dengan cepat. Dengan tenang aku pulang dengan perasaan sangat optimis aku pasti diterima.

Satu minggu telah berlalu, akupun yang telah menunggu satu minggu ini berharap - harap cemas apakah aku diterima atau tidak. Kemudian setelah kurang lebih jam sepuluh pagi, akhirnya daftar anak yang diterima ditempelkan pada sebuah whiteboard (lek ora weruh yo ndeso rek). kemudian aku menghampiri papan tersebut dan ya...tuhan aku diterima. Aku pulang dengan hati berbunga - bunga , aku ingin agar kedua orang tuaku mengetahui tentang hasil telah kau raih.

Setelah pulang ke rumah aku ditanyai segala macem oleh orang tuaku, dan akupun menjawab bahwa aku diterima, mereka berdua bersyukur, beberapa hari kemudian aku bersama ayahku akan pergi ke MTs untuk membayar biaya pendaftaran, akibat suatu halangan aku tidak dapat masuk ke sekolah tersebut. Aku jadi nggak bisa bertemu, belajar bersama temanku lagi. akan tetapi aku langsung saat itu langsung bertekad bahwa aku akan berusaha sekuat tenaga masuk ke SMP negeri.

Namun, keinginanku tidak tidak berjalan dengan dengan mulus. Seminggu setelah tes tepatnya hari Kamis, pengumuman telah ditempel di papan, aku terus mencari, mencari dan terus mencari. akan tetapi aku tidak melihat namaku ada dalam pengumuman tersebut tubuhku seakan terpelanting aku sangat terpukul sekali, memang sedang sial aku tidak diterima aku sangat bingung, kalau aku tidak diterima di sekolah ini kemana lagi aku harus mendaftar ke mana , karena tidak ada lagi selain sekolah swasta yang murahan dan kualitas siswanya yang rendah. Mendengar hal tersebut orang tua saya langsung memarahi dan terus menyalahkanku dengan dalih aku selalu main playstation dan itu dijadikan sebagai bahan amukan orang utaku kepadaku, whatever...saya langsung memohon dan berdo'a kepada tuhan agar aku ditunjukkan jalan untuk menggapai cita-citaku.

Sebenarnya memang ada isu kalau sebenarnya saat mengkoreksi jawaban anak yang ikut tes penerimaan ada petugas yang katanya ingin memenangkan anaknya sendiri dalam ujian tes penerimaan. Jadi kesannya anak yang bodoh-bodoh bukannya ketukar sama anak yang pintar.

Akhirnya, 3 hari kemudian guru SD-ku, pak Adi dan bu Ana datang bersama - sama ke rumahku untuk berusaha menghibur dan memberi support kepadaku agar aku tetap tegar dan menjelaskan kepadaku bahwa setiap orang itu kadang d bawah dan kadang juga di atas. Setelah beberapa lama aku diceramahi, mereka pun pulang dengan wajah yang tetap berusaha menyemangati jiwaku yang sedang terpukul.

Esoknya, ada seorang teman ayahku yang datang dan diapun merasa ganjil dengan konflik di SMP tersebut, karena kejadian yang terjadi pada anaknya juga terjadi pula padaku. Tanpa banyak mengoceh, ia meminta SKHU-ku dan ia langsung pergi ke SMP tersebut dan dan menunjukkan nilaiku dan nilai anaknya ke seorang guru yang menjadi panitia penerimaan siswa baru (PSB) tersebut, teman ayahku memprotes, kenapa anaknya yang mempunyai nilai yang cukup baik sampai tidak diterima di SMP tersebut. Akhirnya, guru tersebut mengkonfirmasikannya kepada DIKNAS.

Kira - kira dua hari setelah itu, aku dipanggil untuk menghadapi tes gelombang kedua, dan betapa senangnya hatiku tatkala telah mengetahui kalau aku diterima di SMP itu, dan aku tidak jadi masuk ke sekolah yang kualitasnya kurang

Dalam cerita tersebut saya memperoleh dan akan membagikan tips - tips yang sangat berguna buat kehidupan kalian :
  1. Dalam hidup ini hendaknya jangan selalu mengaduh terhadap apapun yang sedang kita hadapi akan tetapi, hadapilah cobaan hidup ini dengan wawasan yang luas, positif thinking, pikiran yang dingin, dan solusi yang berbobot
  2. Dalam bersekolah janganlah kita, selalu menggantungkan diri kepada orang lain, untuk membangun bangsa indonesia yang sedang terpuruk ini kita harus memaksimalkan kekuatan kita untuk menggapai impian yang kita cita- citakan.
Best regards,

Burhannudin

  • Mau tahu nggak loe caranya dapet cuma - cuma dari internet sampe puluhan dollar, ayo cepet gabung ama gue 'n dapetin "6 $ setelah lu ngedaftar, nah................. ayo gabung ama gue di "www.AWSurveys.com" , caranya gampang banget cuma klik aja DISINI.
    DISINI.

    atau mau gabung denganku di dunia travian sama aku. caranya gampang cuma klik DISINI.

0 komentar: